Tianshi Termasuk Fitofarmaka

dr. Utin Tita Juniarti adalah salah satu dokter yang pernah mandapatkan predikat dokter teladan di Indonesia, karena itu ia tidak akan sembarangan mengonsumsi Nutrisi atau merekomendasikan. Karena kepercayaannya pada salah satu produk herbal nutrisi food supplement, adalah karena kualitas dan manfaat produknya.

Utin Tita Juniarti, biasa dipanggil nama kecil, Utin, Alumnus Falkultas Kedokteran UNSRI (Universitas Sriwijaya) ini menegaskan, produk Tianshi food supplement termasuk fitomarmaka. “Karena terbuat dari bahan alami yang dapat membantu menyembuhkan penyakit,” kata Utin. Penyebutan istilah tersebut tidak sembarang. Karena, sebuah produk tidak mudah masuk dalam golongan fitofarmaka. Perlu ada penelitian yang mendalam dengan melibatkan populasi untuk di-riset.

Dengan menggunakan sistem random, akan diketahui bagaimana pengalaman empiris mereka setelah minum produk Tianshi. Demikian pula bagaimana kondisi populasi yang tidak mengkonsumsi Tianshi. “Jadi, di Kedokteran, kita berpegang pada empiris dan hasil riset,” jelasnya. Riset dilakukan di Tiangkok, sebelum produk di-launching, perusahaan Tianshi menggelar penelitian terlebih dahulu, Sehingga, manfaat produknya benar-benar bisa dirasakan masyarakat.

Status Tianshi sebagai fitofarmaka diperkuat lagi dengan pernyataan Lembaga Pengawas Obat dan Makanan (POM-RI),” Apa yang dikatakan Lembaga POM tentunya sudah melalui riset. Mereka-kan punya laboratorium sendiri. Kalaupun mengacu pada sertifikasi dari FDA Amerika, itu sebagai nilai plus. Karena, Tianshi punya juklak standar mutu Internasional.”paparnya.

Pengalaman Empiris dengan Pasien

Terapi Hipertensi dirinya sendiri
Sekitar tahun 1999, ia menghadiri penganugerahan gelar sebagai wanita ber-prestasi tingkat nasional. Saat itu Utin menyantap daging yang kemungkinan besar adalah daging kambing. Sepulang dari acara tersebut, ia bersama keluarga besar asyik mengobrol sambil makan durian. Akhirnya. Ia baru tidur jam 3.00 pagi, Al hasil, ia terlambat bangun. Saking kaget dan paniknya karena merasa terlambat Sholat Subuh, ia bangun mendadak, eh malah terserang hipertensi. Pihak keluarga membawanya ke RS Harapan Kita Jakarta. Saat itu, tekanan darahnya diatas 200 antara 230-240.

“Saya sempet bilang sama yang merawat, kalau saya ini dokter. Lalu, saya Tanya berapa menit tidak sadar? Ini untuk mengukur kematian syaraf kita,” katanya. Karena khawatir dengan dampak akibat pingsannya, dalam upaya penyembuhan, ia memilih obat hipertensi yang harganya mahal karena efek sampingnya kecil. ”Karena saya tahu, dampak obat itu pada tujuh hingga delapan tahun kedepan seperti apa?” jelasnya.

Setelah kejadian itulah, Utin mengkonsumsi Vigor sebanyak dua botol.”Pertama sih, kepala sempet muter-muter. Saya sampai berpikir, wah… produk ini ngak beres,” katanya sembari tertawa lagi. Tapi, ia terus minum Vigor. Dan belakangan ia tahu, rasa pusing itu sebagai efek, karena satu botol Vigor sama dengan satu botol wine.

Setelah tujuh hari Utin pun merasa kembali sehat. Pada awalnya ia mengkonsumsi Vigor dan obat secara berdampingan. Karena Vigor bekerja secara alami. Bagi penderita hipertensi berat, perlu didampingi untuk sementara waktu. Jika sudah terkendali, baru obat dokter ditinggalkan.

Kini Utin rutin mengkonsumsi Vigor, Kalsium dan The Tianshi. Karena Utin memang suka makan enak. Sejak kecil cenderung banyak mengkonsumsi daging. Padahal, meskipun minum supplement dari Tianshi, pola makan sebaiknya harus tetap dijaga.” Ya, kalau tak makan tulang sapi, pasti minum Kalsium. Kalau Teh dari Tianshi, itu sudah menjadi minuman keseharian.” Katanya.

Terapi Pasien Kanker Payudara
Tianshi bukan obat, tetapi nutrisi food supplement yang bermanfaat bagi tubuh. Dan Utin pernah menangani pasien penderita Kanker Payudara.Seorang penderita kanker Payudara stadium tiga plus, dengan kondisi sudah terluka pada putting dan bernanah. Saat terapi hari pertama nanahnya keluar. Lalu Utin pun menganjurkan untuk mengkonsumsi Chitosan ditaburkan pada lukanya sesudah terlebih dahulu dibersihkan. Adapun nutrisi food supplement Tianshi yang dikonsumsi selama terapi adalah, Kalsium, Chitosan, Cordyceps, Vigor dan Beneficial, mereka meminum nutrisi tersebut secara rutin setiap hari.

Akhirnya, luka pada payudaranya mongering. Perawatan itu dilakukan lebih dari 8 bulan, dan “Grid nya turun, tapi belum bebas kanker. Perawatan harus terus dilanjutkan.” Katanya. Biasanya, penderita kanker payudara stadium tiga akan mengalami metaphase-perembetan ke paru-paru, ginjal, lever, atau otak. Namun karena mengkonsumsi produk-produk tadi perembetan bisa dicegah.

Dan, kaitan produk nutrisi food supplement Tianshi dan kanker ini bisa dijelaskan secara medis. Menurut Utin, Chitosan memiliki kandungan Citin yang murni diambil dari cangkang udang dan kepiting yang benar-benar memiliki kwalitas nomor satu. Bahannya segar, dan proses scientific-seleksinya begitu ketat.” Sama saja dengan obat, mengapa ada obat yang mahal dan murah. Atau baju, ada yang murah dan mahal. Tapi kalau kita beli pakaian berbahan sutera, rasanya kan enak dipakai.” Katanya.

Citin dalam Chitosan ini berfungsi menghambat pembelahan sel. Dijelaskan, sel kanker pada hakikatnya adalah perubahan bentuk sel. Sel orang normal, bentuk seperti torak, lebar dan panjangnya lebih tinggi .Lama-lama torak menjadi kubus, dimana lebar dan panjangnya sama. Proses selanjutnya menjadi squarmous-seperti telur berbentuk elips. Perubahan sel inilah yang kemudian disebut sebagai kanker. Kalau pembelahannya makin cepat, itu berarti masuk katagori kanker ganas.

Karena itu, penderita kanker ada baiknya diberi Chitosan. Selain itu diberi tambahan Cordyceps. Menurut Utin, Cordyceps ini bahan dasarnya seperti tung tao. Jadi, pabrik Nutrisi Food Supplement Tianshi membudidayakan ulat tertentu. Dimana ketika musim dingin tiba, ulat tersebut akan masuk kedalam tanah. Lantas, dimusim semi, diatas kepala ulat akan tumbuh spora. Hari pertama, bentuknya seperti kecambah. Dan kemudian berkembang. Tung tao yang bagus, harusnya diambil pada hari pertama tumbuh. Dan Tianshi menggunakan Tung tao hari pertama.” Katanya. Karena itu Cordyceps Nutrisi food supplement Tianshi menfaatnya lebih dasyat.

Dapat Keturunan Setelah Tujuh Tahun
Utin pernah pula menangani pasangan yang ingin mendapatkan keturunan. Pasangan tersebut sudah menikah tapi sayangnya tak kunjung memperoleh keturunan.” Saya terapi mereka pakai Kalsium, Cordyceps, Zing, selama tiga bulan,” katanya.

Selain pemberian supplement, ia juga mengatur hubungan suami istri. Kapan pasangan ini harus berhubungan badan, karena masa ovum ( sel telur) itu Cuma 18 jam. Sedangkan sperma bisa bertahan sampai tiga hari. Jadi kalau masa suburnya hari Rabu dan berhubungan pada hari Senin, itu bisa jadi anak,” katanya.

Produk food supplement Tianshi kan meningkatkan kualitas sperma. Kualitas sperma akan terlihat pada kecepatan daya penetrasinya. Disinilah peran penting Kalsium. Jika rajin mengonsumsi, maka Kalsium yang berada diluar sel telur itu akan menebal dan akanmembentuk moncong pada kepala sperma. Kalsium pada dinding sel telur akan menjadi magnet yang menarik sperma. Begitu juga Kalsium pada moncong sperma menjadi kekuatan penembus dinding sel telur. Maka proses pembuahan pun terjadi.

“Setelah tiga bulan terapi, dua kali mens ia langsung hamil. Alhamdulillah juga, peranakannya ngak lemah,” tuturnya. Bayi yang dilahirkan pun sehat. Secara medis, kata Utin, Kalsium ini diketahui dapat mempengaruhi proses pembuahan.

%d blogger menyukai ini: